Peta perjalanan satu cluster
Seranta dipakai berurutan seperti cahaya berjalan di serat: Alat 1 → Alat 2 → desain otomatis → Alat 3 → Alat 4. Klik setiap titik untuk melihat kapan dipakai, data yang dibutuhkan, hasilnya, dan daftar periksa yang bisa Anda centang.
Tidak menemukan menu? Semua alat ada di menu Plugins → Seranta dan di Processing Toolbox → Seranta, sudah bernomor 1–4 sesuai urutan ini. Navigator QC bisa dibuka kapan saja setelah Alat 1 atau Alat 4.
Pemandu: data apa yang Anda pegang sekarang?
Pilih kondisi yang paling cocok. Seranta akan menyarankan alat berikutnya.
Tentang Seranta
Seranta mengubah data survei vendor (HPDB dan KMZ) menjadi input desain otomatis yang siap dipakai, sekaligus memeriksa desain dengan 9 Standar Review Strand. Pekerjaan yang biasanya berjam-jam per cluster menjadi satu klik.
Empat alat: 1 siapkan input desain otomatis + QC survei, 2 pasca-desain (FDT FAT CODE, tabel closure), 3 estimasi alokasi FDT & FAT, 4 QC APD pasca-desain (34 kasus Handbook KMZ + 7 aturan paket APD). Hasilnya dipakai bersama lewat panel Navigator QC. Setiap angka punya dasar yang bisa ditelusuri (bagian Keandalan).
Arti nama
SERANTA = SERAt + NusaNTAra: serat optik yang menyambungkan seluruh Nusantara. Bunyinya dekat dengan sarana, karena Seranta adalah sarana bagi desainer untuk membangun jaringan yang rapi, cepat, dan benar sejak awal.
Filosofi logo
Huruf S dari satu helai serat
Satu garis tanpa putus: jaringan yang melentur mengikuti jalan dan kontur, tetapi tidak pernah patah.
Tiga titik
FDT → FAT → rumah pelanggan. Juga tiga langkah Seranta: siapkan, periksa, desain.
Cahaya di dalam serat
Warna berubah dari jingga ke biru muda: data yang mengalir sebagai cahaya dari sumber ke rumah.
Garis cakrawala
Laut Nusantara yang dilintasi jaringan, dari kota besar sampai pulau terluar.
Biru laut
Kedalaman, kepercayaan, kepulauan.
Cahaya serat
Teknologi, kecepatan, masa depan.
Jingga fajar
Era baru, energi, perubahan.
Pasang & update
Menu Seranta
| Menu | Kegunaan |
|---|---|
| 1. Siapkan Input Desain Otomatis + QC Survei | Alat utama sebelum desain: membuat input desain otomatis dan memeriksa 9 standar. |
| 3. Pasca-Desain: Kode FDT-FAT, Tabel Closure + QC | Setelah desain selesai: membuat tabel kode FDT-FAT, tabel core closure berwarna, dan QC pasca-desain. |
| 2. Alokasi FDT & FAT (estimasi kebutuhan) | Perkiraan jumlah FAT, pemakaian FDT existing (COLO), dan usulan FDT baru. |
| 4. QC APD Pasca-Desain | Memeriksa paket desain final sebelum dikirim, dengan laporan HTML yang menjelaskan setiap temuan. |
| Handbook Seranta | Membuka handbook ini (tanpa internet). |
| Tentang dan lisensi | Versi, pencipta, status integritas file, lisensi. |
Keempat alat juga ada di Processing Toolbox → Seranta → FTTH Design, sehingga bisa dipakai di Model Builder atau mode Batch QGIS.
Siapkan data
Cukup dua folder. Nama file tidak perlu persis, cukup mengandung kata kunci yang dicetak tebal.
A. Folder cluster (satu folder per cluster)
3 ILIR RW 004\ ├── HPDB_21116433298 3 ILIR RW 004_190HP_RPS.xlsx ← wajib: tabel homepass (kolom LATITUDE & LONGITUDE) ├── KMZ_STRAND_21116433298 3 ILIR RW 004.kmz ← wajib: tiang, jalur, homepass, boundary dari vendor └── BAKP 3 ILIR RW 004.pdf ← disarankan: izin warga (PDF/JPG)
Banyak cluster sekaligus? Taruh semua folder cluster di satu folder induk, lalu pilih folder induk itu (mode batch).
B. Folder data referensi (sekali saja, diingat Seranta)
QC\ ├── ALL FUNNEL (EXISTING CITY).kmz ← boundary/funnel layanan + statusnya ├── DESIGN LITE ALL CITY 21-10-2026.kmz ← jaringan existing: FDT, HP, tiang (untuk colo) ├── hpdb attributes_9 Nov 2022.xlsx ← FINDIM: kelurahan/kecamatan resmi, OLT cluster ├── Compile Feeder.kmz ← opsional: jalur feeder └── Config PROJECT 1X4.sdproj ← opsional: aturan proyek dari desain otomatis
Siapkan Input Desain Otomatis + QC Survei
Buka dari Vector → Seranta → 1. Siapkan Input Desain Otomatis + QC Survei atau ikon Seranta di toolbar. Form utama hanya berisi enam isian.
Cara pakai (3 langkah): pilih folder cluster, folder data referensi, lalu Run. Ringkasan QC terbuka otomatis…
| No | Isian | Wajib? | Isi dengan | Kegunaan & tips |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Folder cluster | Wajib | Folder berisi HPDB*.xlsx/.csv dan *.kmz, atau folder induk berisi banyak folder cluster. | Seranta mencari file HPDB dan KMZ sendiri. Hasil disimpan di subfolder INPUT_<KODE> di folder ini. Untuk folder induk, semua cluster diproses satu per satu dan dibuat REKAP_BATCH_*.txt. |
| 2 | Folder data referensi | Opsional | Folder berisi Funnel, Design Lite, HPDB attributes, Feeder, dan .sdproj. | Diperlukan untuk standar 2, 3, 5, 6, 7. Cukup diisi sekali; Seranta mengingatnya. Bila kosong, Seranta mencarinya otomatis di sekitar folder cluster; bila tetap tidak ada, standar tersebut bertanda --. |
| 3 | Profil proyek | Pilih | Splitter 1x4 / FDT 384 HP / FAT 120 m · Splitter 1x8 / FDT 480 HP / FAT 130 m · Splitter 1x4 / FDT 800 HP / FAT 150 m . | Menentukan kapasitas FDT, jumlah splitter, kapasitas FAT, dan jarak FAT–HP untuk analisis colo. Bila ada file .sdproj yang cocok di folder referensi, angkanya dibaca langsung dari config desain otomatis. |
| 4 | Standar aturan tiang | Pilih | Handbook internal (bawaan) atau Perwal ketat. | Handbook: rentang > 60 m = ERROR, 50–60 m = WARNING (di atas Perwal 50 m). Perwal ketat (mis. Yogyakarta, Pekalongan): > 50 m = ERROR dan ruang bebas kabel 6 m. |
| 4b | Pengingat BAKP | Pilih | Ingatkan + cek otomatis (disarankan) atau Lewati. | Menampilkan peringatan "jangan lupa cek BAKP", mendeteksi stempel/tanda tangan tempelan digital, dan membuat daftar periksa di ringkasan QC. |
| 5 | Buka ringkasan QC | Opsional | Centang (bawaan). | Membuka <KODE>_RINGKASAN_QC.html di browser setelah selesai. Matikan bila memproses banyak cluster dan cukup membaca rekap. |
| 6 | Advanced Parameters | Opsional | Biarkan tertutup. | Nilai bawaan sudah sesuai praktik umum. Lihat bagian berikut bila perlu mengubah. |
Isian Advanced: kapan perlu diubah
| Isian | Bawaan | Kegunaan | Ubah bila… |
|---|---|---|---|
| Penamaan hasil | Per wilayah | Per wilayah: INPUT_<KODE>/<KODE>_HP.shp. Standar SOP: INPUT/HP.shp, POLE.kmz, ROADS.shp. | Tim Anda wajib memakai nama SOP. Untuk batch tetap pakai "Per wilayah" agar nama tidak bentrok. |
| Salin juga ke folder kerja desain otomatis | kosong | Menyalin semua hasil ke folder kerja desain otomatis, satu subfolder per cluster. | Anda ingin hasil langsung tersedia di folder proyek desain otomatis. |
| Opsional: file HPDB | otomatis | Memilih file HPDB secara manual. | Folder berisi lebih dari satu file HPDB dan Seranta memilih yang salah. |
| Opsional: KMZ cluster | otomatis | Memilih KMZ vendor secara manual. | Ada beberapa KMZ di folder cluster. |
| Lanjutan: KMZ tiang terpisah | kosong | Tiang diambil dari KMZ ini, bukan dari KMZ cluster. | Vendor mengirim tiang dan jalur dalam file terpisah (isi juga KMZ jalur). |
| Lanjutan: KMZ jalur terpisah | kosong | Jalur kabel diambil dari KMZ ini. | Sama seperti di atas. |
| Toleransi snap jalur ke tiang | 10 m | Ujung jalur yang berjarak ≤ nilai ini ditempelkan ke tiang terdekat (prefer aligning nodes, tanpa menambah vertex). | Gambar jalur vendor kurang rapi (naikkan) atau tiang sangat rapat (turunkan). |
| Batas jarak tiang ke tiang | 60 m | Rentang dengan tiang baru (NP), diukur sepanjang jalur kabel termasuk belokan tanpa tiang, di atas nilai ini menjadi temuan. Tiang yang berdiri ≤ 3 m dari garis jalur (garis vendor lewat di atas tiang tanpa titik sudut) dihitung sebagai penyangga, seperti cutting point di desain otomatis. Rentang 50–60 m ditandai info karena regulasi daerah (Perwal Yogyakarta, Tangsel, Pekalongan) membatasi 50 m. | Proyek/kota mewajibkan 50 m: isi 50. |
| Batas jarak homepass ke tiang | 50 m | Standar 1: HP yang lebih jauh dari tiang terdekat menjadi temuan. | Standar drop cable proyek berbeda. |
| Isi ulang Homepass_ID_Partner | ✓ | Mengisi ID homepass berurutan H00001, H00002, … sesuai format desain otomatis. | HPDB sudah punya ID resmi yang harus dipertahankan. |
| Rentang yang dinilai jaraknya | NP-NP dan NP-EP | Standar 9 hanya menilai rentang yang memiliki tiang baru (NP), karena posisinya bisa diatur desainer. Rentang EP-EP / EXT-EXT (tiang pihak lain) tidak dinilai jaraknya. | Pilih "Hanya NP-NP" bila tim hanya mau menilai antar tiang baru. |
| HP di luar Funnel ≤ jarak ini = info "tepi" | 15 m | HP sedikit di luar garis boundary dianggap info, bukan temuan. 15 m dipilih karena galat GPS ponsel di permukiman 7–13 m (Merry & Bettinger, PLOS ONE 2019). | Isi 0 untuk pemeriksaan ketat; 10 m untuk area terbuka. |
| File BAKP (opsional) | — | Pilih file BAKP bila namanya tidak memuat kata "BAKP". Tanpa isian ini Seranta tetap mengenali kandidat BAKP dari ID cluster di nama file dan PDF hasil scan, lalu menandainya UNVERIFIED (perlu konfirmasi). | Dipakai bila vendor menamai BAKP dengan nama jalan saja. |
| Toleransi cocok HP HPDB vs KMZ | 5 m | Standar 4: titik HP di HPDB dan KMZ dianggap sama bila berjarak ≤ nilai ini. Setiap titik KMZ hanya boleh dipasangkan dengan satu baris HPDB. | Koordinat HPDB dibulatkan (naikkan sedikit). |
| Colo: batas jarak FDT existing | 1000 m | Standar 7: FDT existing terjauh yang masih dipertimbangkan untuk colo. | Aturan colo proyek berbeda. |
| Colo: dasar jarak | Garis lurus | Garis lurus: dari FDT ke tiang cluster terdekat (titik masuk). Estimasi kabel: garis lurus ke titik masuk + jarak sepanjang jalur cluster sampai HP terjauh. Keduanya selalu tampil di laporan; pilihan ini menentukan mana yang dibandingkan dengan batas jarak. | Proyek mengukur colo dari panjang kabel, bukan jarak lurus. |
| Colo: catat ke COLO_RENCANA.csv | ✓ | Menyimpan rencana pemakaian splitter FDT di folder referensi, agar cluster lain tidak memakai splitter yang sama. | Hanya uji coba (matikan agar tidak tercatat). |
Hasil & cara memasukkan ke desain otomatis
File di INPUT_<KODE> | Isi | Dipakai untuk |
|---|---|---|
<KODE>_ROADS.shp | Jalur kabel, ditempel ke tiang dan dipecah per ruas | desain otomatis: Roads |
<KODE>_POLE.kmz | Semua tiang, rapi seperti standar Strand: POLE › NP › T6/T7/T9 › NP-01… dan POLE › EP › EP-01…, ikon angka tinggi tiang (NP) dan kotak hitam (EP). Nama umum/ganda dari vendor (NP, 7M, EXT XYZ, Untitled Placemark) diberi nomor; nama asli disimpan di atribut nama_asli. | desain otomatis: cutting points |
<KODE>_POLE_PETA.gpkg | Salinan tiang berwarna + label untuk peta QGIS | Tampilan saja |
<KODE>_HP.shp | Homepass dengan ID H00001…, EPSG:4326 | desain otomatis: Homepass |
<KODE>_RINGKASAN_QC.html | Ringkasan satu halaman: 9 standar berwarna, daftar periksa BAKP, halaman BAKP | Dibaca desainer dan reviewer |
<KODE>_LAPORAN_INPUT.txt | Laporan lengkap dan rinci | Arsip, lampiran review |
QC/ (folder) | Satu shapefile per jenis temuan, mis. S1_HP_JAUH_TIANG.shp, S9_RENTANG_NP_NP.shp (garis merah mengikuti jalur antar tiang), S9_RENTANG_NP_EP.shp, I9_RENTANG_50_60M.shp, S4_DUPLIKAT_KOORDINAT.shp, I4_MUNGKIN_DUPLIKAT.shp, T_TIANG_NGANGGUR.shp. Awalan S = standar (perlu dicek), I = info, T = temuan tiang/jalur. Kolom: status, standar, jenis, keterangan, nilai, batas, dasar (sumber aturan), lon, lat. Tiap file punya gaya .qml. | QGIS: dimuat otomatis di sub-grup QC TEMUAN; telusuri dengan Navigator QC |
<KODE>_QC_TEMUAN.kmz | Titik lokasi setiap temuan, dikelompokkan: folder PERLU DICEK (ikon merah) dan INFO (ikon kuning), lalu per jenis temuan dengan nomor standar dan jumlahnya. Klik titik untuk keterangan lengkap. | Dibuka di aplikasi peta KMZ untuk perbaikan |
<KODE>_QC_TEMUAN.shp (+ .qml) | Temuan yang sama dalam Shapefile: kolom no, status (CEK/INFO), standar, jenis, kode, keterangan, lon, lat. Gaya .qml ikut tersimpan, jadi dibuka manual pun langsung merah/kuning berlabel. | QGIS: dimuat otomatis; klik titik atau buka tabel atribut |
<KODE>_FUNNEL_SEKITAR.gpkg | Boundary layanan di sekitar cluster | Cek visual boundary |
<KODE>_COLO.gpkg | FDT existing terdekat + garis colo, berwarna: bisa colo / sisa kurang / penuh / dipakai cluster ini / di luar batas | Memilih FDT untuk colo |
Membaca ringkasan QC
OK sesuai standar · CEK perlu diperbaiki atau ditanyakan ke vendor · -- data pembanding belum ada (isi folder referensi). Kartu paling atas menyebut berapa standar yang perlu dicek.
Sejak 3.3.0 setiap temuan juga punya tingkat: ERROR wajib diperbaiki atau disetujui pengecualian · WARNING perlu ditinjau · INFO petunjuk · UNVERIFIED data belum cukup (tidak dihitung lolos). Ringkasan juga memuat tabel Profil standar: setiap angka beserta dasar dan sumbernya.
Folder INPUT kini juga berisi HP.csv (Comma Delimited, nama kolom utuh) dan manifest_input.json. Manifest memuat jumlah fitur, CRS, SHA-256, pemetaan kolom, pemeriksaan siap impor (jumlah HP shp = csv = HPDB, ID unik berformat H00001, koordinat di Indonesia, ROADS tidak kosong) dan petunjuk setelan desain otomatis.
9 standar QC dan tindak lanjutnya
Dasar setiap nilai (regulasi, ITU-T, praktik operator, kebijakan internal) dirangkum di DASAR_ATURAN.md di folder plugin dan di kolom dasar setiap shp temuan.
| No | Standar | Aturan | Bila CEK |
|---|---|---|---|
| 1 | Jarak HP ke tiang | Setiap HP ≤ 50 m dari tiang terdekat | Tambah tiang atau minta vendor cek posisi HP. |
| 2 | Boundary RFS / funnel lain | HP tidak masuk RFS DONE, RFS EXT lain, atau funnel aktif lain (funnel reject diabaikan) | Keluarkan HP tersebut dari cluster atau koordinasikan dengan pemilik funnel. |
| 3 | Wilayah HPDB vs FINDIM | Kolom SUBDISTRICT, DISTRICT, CITY, PROVINCE di sheet homepass sama dengan FINDIM (hpdb attributes). Sheet lain di file HPDB (mis. sheet "Pole") hanya dilaporkan sebagai info. | Laporan menyebut kolom yang beda, isinya, dan nilai FINDIM yang benar. Perbaiki kolom itu di HPDB. |
| 4 | HPDB vs KMZ + HP duplikat | Jumlah dan posisi HP sama, dipasangkan satu-satu; tidak ada HP berkoordinat sama (≤ 0,5 m) atau ber-ID operator sama. HP berjarak 0,5–5 m dengan nomor rumah sama/kosong = info "kemungkinan duplikat" (GPS ponsel ±4,9 m di langit terbuka, GPS.gov). | Hapus baris duplikat yang disebut (nomor baris spreadsheet + ID), lalu samakan HPDB dan KMZ dengan vendor. |
| 5 | HP di luar boundary Funnel | Tidak ada HP di luar funnel (tepi ≤ 15 m = info) | Konfirmasi boundary atau keluarkan HP. |
| 6 | Status desain cluster | Belum tercatat di jaringan existing; status funnel sesuai | Cek kemungkinan double design. |
| 7 | Bisa colo FDT | FDT existing ≤ 1 km dari tiang cluster terdekat, sisa splitter cukup, dan total homepass di FDT (existing + dipesan cluster lain + cluster ini) ≤ kapasitas FDT | CEK berarti perlu FDT baru; ini keputusan desain, bukan kesalahan. |
| 8 | BAKP (izin warga) | BAKP ada (nama memuat BAKP, dipilih manual, atau dikenali dari ID cluster), tidak ada stempel tempelan digital, isian sesuai data. Tanpa BAKP = UNVERIFIED (BAKP_NOT_SUPPLIED), bukan lolos. | Minta BAKP asli/lengkap ke vendor; isi daftar periksa. |
| 9 | Jarak tiang ke tiang NP | Setiap rentang NP-NP dan NP-EP ≤ 60 m, diukur sepanjang jalur (belokan tanpa tiang ikut dijumlah). EP-EP tidak dinilai. 50–60 m = WARNING regulasi daerah (Perwal 50 m); profil Perwal ketat: > 50 m = ERROR. | Garis merah di QC/S9_RENTANG_*.shp menunjukkan rentangnya; sisipkan tiang di tengah. |
Cara membaca standar 7 (colo)
Contoh: PMS2-MYU01-H02: 284 m ke tiang cluster terdekat (kabel ke HP terjauh ±791 m); sisa 8 splitter; HP di FDT 104+0+91=195 dari 384. Artinya FDT berjarak 284 m garis lurus dari tiang cluster terdekat; bila kabel ditarik lewat jalur cluster sampai HP terjauh panjangnya kira-kira 791 m; FDT sudah melayani 104 HP, belum ada pesanan cluster lain, ditambah 91 HP cluster ini menjadi 195 dari kapasitas 384 HP.
Aturan tiang tambahan
Tinggi kabel di tengah bentang dihitung dari tinggi tiang dikurangi kedalaman tanam (10% + 0,6 m) dan lendutan 2 % bentang (spesifikasi teknis FTTH operator nasional); bila < 5,0 m di atas jalan menjadi info (Permen PU 20/PRT/M/2010 Ps. 12, status berlaku). Tiang 7 m pada bentang 50 m hanya memberi ±4,4 m, jadi crossing jalan raya memakai tiang 9 m (±6,2 m; praktik operator, RKS Diskominfo Jateng 2024).
Titik jalur tanpa tiang dinilai per simpul, bukan per ujung ruas. Ujung jalur (derajat 1) = ERROR. Belokan ≥ 30° = WARNING (pedoman konstruksi jaringan distribusi TR: sudut > 30° butuh tiang tambat). Belokan 15–30° = INFO. Sambungan dua ruas yang lurus tidak ditandai lagi, sehingga temuan palsu di setiap titik sudut garis hilang. Percabangan tanpa tiang = WARNING. Dasar teknis lengkap ada di DASAR_ATURAN.md di folder plugin.
Alokasi FDT & FAT (estimasi)
Menjawab: berapa FAT yang dibutuhkan cluster ini, FDT existing mana (≤ 1 km) yang masih bisa menampungnya, dan berapa FDT baru yang perlu dibuat.
- Jalankan alat 1 dulu untuk cluster tersebut (alat 2 memakai
HP.shpdanPOLE_PETA.gpkgdi folder INPUT). - Buka Vector › Seranta › 2. Alokasi FDT & FAT, pilih folder cluster (atau folder induk untuk banyak cluster), lalu Run.
| Langkah | Aturan | Dasar |
|---|---|---|
| FAT minimum | HP ÷ 16, dibulatkan ke atas (16 HP = 2 splitter 1:8) | Handbook FAT 8–16 HP; ODP-16 |
| Kelompok HP per FAT | Dikelompokkan sepanjang jalur kabel (ROADS hasil alat 1), seperti desain otomatis: mulai dari ujung jaringan, ambil HP terdekat menurut jarak jalur sampai 16 HP; FAT diletakkan di tiang anggota yang jarak HP terjauhnya paling kecil. Jarak HP–FAT = drop ke tiang terdekat + jarak sepanjang jalur, wajib ≤ 120 m; HP terjauh dikeluarkan ke FAT berikutnya bila lebih. FAT < 8 HP digabung ke FAT tetangga bila jarak tetap memenuhi; sisanya ditandai "FAT kecil" (HP terpencil). Satu tiang hanya untuk satu FAT (Handbook kasus 30). | Handbook: FAT di tiang, FAT 8–16 HP; config desain otomatis: jarak HP→FAT maks 120 m (path length) |
| Pembanding desain nyata | FAT di Design Lite rata-rata 14,6 HP/FAT (median 16, 139 FAT, Okt 2026). Ringkasan menampilkan HP ÷ 14,6 sebagai pembanding: bila FAT estimasi jauh di atasnya, HP tersebar/terputus dari jalur. | Design Lite |
| Kapasitas FDT | Maks 24 FAT (= 384 HP), dan dibatasi sisa output splitter FDT | kebijakan internal (parameter) |
| FAT existing di FDT | Jumlah FAT di Design Lite, atau premises ÷ 16 bila lebih besar; ditambah pesanan cluster lain di COLO_RENCANA.csv. Ikon FDT dengan kode sama di beberapa desain digabung sebagai satu perangkat; desain cluster ini sendiri yang sudah tercatat di Design Lite tidak dihitung dua kali (ID cluster dibaca dari manifest alat 1). | Design Lite; Handbook kasus 14 |
| Alokasi | Bawaan: FDT existing terdekat dalam 1 km diisi penuh dulu dengan FAT yang paling dekat dengannya, lalu FDT berikutnya (sesedikit mungkin FDT). FDT existing yang hanya bisa menampung kurang dari 4 FAT dilewati (isian Advanced "Minimum FAT per FDT existing"), kecuali cukup untuk semua sisa FAT, supaya satu cluster tidak terpecah ke banyak FDT yang masing-masing butuh rute kabel distribusi sendiri. Opsi lain: tiap FAT ke FDT terdekatnya (kabel distribusi terpendek). | Capacitated location-allocation (Kim dkk., EJOR 2011) |
| FDT baru | Sisa FAT ÷ 24 → usulan FDT baru di tiang dekat pusat FAT-nya | — |
| Link budget | Serat 0,35 dB/km + splitter FDT + splitter FAT 1:8 + 4 konektor × 0,5 + 10 splice × 0,1 + margin 3 dB ≤ kelas OLT (B+ 28 dB / C+ 32 dB). Splitter dihitung worst-case: 1:4 7,7 dB, 1:8 11,2 dB (nilai maks GR-1209; tipikal industri 7,25 / 10,38 dB). | ITU-T G.984.2; GR-1209 |
Hasil di INPUT…/ALOKASI_FDT/: FAT_ESTIMASI.shp (FAT, jumlah HP, FDT tujuan, HP terjauh, sisa budget), HP_PER_FAT.shp (HP berwarna per FDT), GARIS_FAT_FDT.shp, FDT_ALOKASI.shp (FAT existing, dipesan, cluster ini, sisa slot, status) dan ALOKASI_FDT.html. Beda dengan standar 7 alat 1: standar 7 mencari satu FDT untuk seluruh cluster, alat 2 boleh membagi FAT ke beberapa FDT.
Daftar periksa BAKP
Seranta tidak membaca tulisan tangan. Ringkasan QC menampilkan halaman BAKP di samping nilai yang seharusnya, lengkap dengan kotak centang. Centangan tersimpan di browser Anda.
| Butir | Bandingkan dengan |
|---|---|
| Cluster ID | ID di nama file HPDB/KMZ; tabel atas dan bagian bawah halaman 1 harus sama |
| Homepass | Jumlah HP di HPDB (tidak boleh kurang) |
| Kelurahan / Kecamatan / Kota | HPDB dan FINDIM |
| RT/RW | Nama cluster |
| Pilihan persetujuan | "tidak menyetujui" dicoret |
| Tanda tangan & stempel | Ada, basah, bukan tempelan |
| Tanggal | Terisi, tidak di masa depan |
| Mitra / vendor | Nama PT di nama file |
Pasca-Desain
Setelah desain di desain otomatis selesai dan di-export, buka Vector → Seranta → 3. Pasca-Desain.
Pilih folder output desain otomatis, isi kode FDT bila perlu, lalu Run. Hasil di HASIL_PASCA_DESAIN.
| No | Isian | Wajib? | Kegunaan & tips |
|---|---|---|---|
| 1 | Folder output desain otomatis | Wajib | Folder hasil export desain otomatis yang berisi net_nodes.shp, net_SpliceClosure.shp, dan splice plan .xlsx. |
| 2 | Kode FDT | Opsional | Format 14 karakter, mis. PLG1-KNI01-H05. Isi bila splice plan belum memuat kode; kode FAT dibuat otomatis <FDT>-D01-01 dst. |
| 3 | Profil proyek | Pilih | Batas HP per FAT, jarak FAT–HP, dan rasio splitter untuk QC APD. |
| 4 | KMZ tiang / cluster | Opsional | Memeriksa setiap FAT benar-benar berada di tiang. |
| 5 | Keterangan COLO | Opsional | Teks yang ditulis di kolom COLO pada FDT FAT CODE. |
| 6 | Buka laporan otomatis | Opsional | Membuka laporan QC APD setelah selesai. |
Hasil di HASIL_PASCA_DESAIN
| File | Isi |
|---|---|
<FDT>_FDT_FAT_CODE.csv | ELEMENTID, FAT FDT CODE, PREMISES, SPLITTERS, LONG, LAT, F, T, F, T, COLO (format template) |
<FDT>_CLOSURE_TABLE.kmz / .html | Tabel core/tube berwarna standar TIA-598 untuk setiap closure |
<FDT>_QC_APD.txt | HP per FAT, jarak FAT–HP, format & urutan kode, premises FDT, jumlah FAT vs splice plan, kapasitas splitter, tube penuh dulu, FAT di tiang |
QC APD pasca-desain
Memeriksa desain APD final terhadap 34 kasus QC di Handbook KMZ, sebelum dikirim. Setiap aturan diberi status, dan aturan yang datanya kurang tidak pernah dianggap lolos.
- Export hasil desain otomatis ke shapefile (net_nodes, net_endpoints, net_cables, net_ServiceAreasVoronoi, net_SpliceClosure). Bisa juga memakai KMZ APD final dari aplikasi peta KMZ.
- Buka Vector › Seranta › 4. QC APD Pasca-Desain. Isi 1 folder output desain otomatis dan/atau 2 KMZ APD.
- Pilih 3 profil standar (APD_1X4 / APD_1X8 / REGULASI_KETAT, atau profil organisasi Anda) dan 4 status FDT (AUTO / COLO / NEW / UNKNOWN). Bila tersedia, isi 5 paket Feeder, 6 paket Distribusi dan 7 BOM/Daily FTTH. Lanjutan: layer rel/tol, file .sdproj (menimpa angka profil), folder hasil.
- Run. Hasilnya ada di folder
QC_APD: satu shp per aturan,QC_APD_TEMUAN.csv,QC_APD.json, danQC_APD.htmlyang terbuka otomatis. Layer temuan masuk ke grup "<cluster> QC APD" dan ke Navigator QC.
| Aturan | Kasus | Yang diperiksa | Tingkat |
|---|---|---|---|
| Served | Tools | HP/FAT tidak terlayani (SERVED / SUPID kosong); CONNSTATUS berbeda dari mayoritas; ID HP ganda | ERROR / WARNING |
| FAT Coverage | 8 | HP di luar semua Voronoi; HP di coverage FAT lain; coverage tumpang tindih | ERROR / WARNING |
| Ujung kabel | 1, 34 | Graf kabel: ujung jaringan (derajat 1) tanpa FAT; ekor loop > 100 m atau > 2 span; ujung di closure = INFO | ERROR / WARNING |
| Multi-FDT | 2, 22 | Semua FDT diproses; induk FAT dari SUPID, hirarki ID dan awalan kode (klaim ganda = ERROR); kapasitas FDT 384 HP / 12 splitter; premises ikon FDT = jumlah HP | ERROR |
| Jarak FAT–HP | 15 | MAXPPDIST desain otomatis > 150 m ERROR; 120–150 m WARNING (special case, catat justifikasi) | ERROR / WARNING |
| Kode FAT | 11, 32 | Nomor D-xx melompat, kode ganda, awalan beda dengan FDT, urutan tidak sesuai jarak dari FDT | WARNING / INFO |
| FAT melayang | 3 | FAT > 2 m dari tiang | WARNING |
| Tiang nganggur, rentang | 25, 9 | Tiang > 3 m dari kabel; rentang antar tiang di sepanjang kabel | WARNING / ERROR |
| FAT center & grouping | 6, 33 | FAT jauh dari titik paling sentral HP-nya; HP melewati FAT lain | INFO (review) |
| FDT COLO/NEW | 13, 14 | FDT wajib ada di paket Feeder dan Distribusi; posisi bergeser > 5 m; NEW: setiap FAT harus tersambung ke FDT lewat graf kabel | ERROR / UNVERIFIED |
| BOM | 22, 23, 29 | HP, FAT, FDT, tiang, closure harus sama dengan desain; panjang kabel (km → m) dibandingkan dengan desain + slack per perangkat; item existing dipisahkan | ERROR / WARNING |
| KMZ APD | 5, 18, 20, 28, 31 | Folder Homepass/FAT Coverage (rename), ikon X, warna kabel 24/48/96/144, keterangan kabel COLO/NEW INFRA, folder Existing untuk COLO | ERROR / WARNING |
| Slack, crossing | 21, 17, 19, 27 | Slack tiap 250 m (bila ada penanda); kabel memotong rel/tol (bila layer diberikan) | WARNING / UNVERIFIED |
Tujuh aturan paket APD (QC-01 sampai QC-07)
Berkas pendukung dicari otomatis di folder proyek (dan dua tingkat di atasnya): tabel FAT FDT CODE (.xlsx/.csv), Splice Plan (.xlsx). Isian lanjutan 8–11 dipakai bila nama file berbeda atau untuk data yang tidak ada di folder proyek: rekap kode FDT dan titik tiang existing referensi kota (.kmz/.csv/.shp).
| Aturan | Yang diperiksa | Bila datanya tidak ada |
|---|---|---|
| QC-01 Kode FDT | Format kode, tidak ganda, tidak bentrok dengan FDT existing di lokasi lain, kode FDT baru tercatat di rekap | Belum bisa dicek (tidak dianggap unik) |
| QC-02 Premises & splitter | Premises FDT = jumlah premises FAT; splitter FDT ≤ 12 × 1:4; output FDT cukup; FAT 1–8 HP = 1 splitter 1:8, 9–16 HP = 2; fiber/tube Splice Plan (sheet Route optique) = tabel kode | Bagian yang butuh Splice Plan/tabel kode belum bisa dicek |
| QC-03 Properties | Properties FDT/FAT di KMZ = tabel kode (premises, splitter, koordinat ≤ 1 m, F/T); FDT COLO wajib menyebut cluster colo, FDT NEW tidak | Hanya cek keterangan COLO |
| QC-04 Tiang referensi | Tiang existing ≤ 10 m dari titik tiang existing referensi kota | Belum bisa dicek |
| QC-05 Rasio | Pancingan ≤ 15 % panjang New Cable 24C/48C; closure 96 baru ≤ 10 % jumlah FAT AE; hanya lingkup Distribution (closure Feeder tidak ikut dihitung) | Catatan: penyebut nol |
| QC-06 Perangkat di tiang | FDT baru, FAT AE, closure 96 baru ≤ 2 m dari tiang, sesuai lingkup paketnya | Perangkat di lingkup tanpa data tiang dicatat, bukan vonis |
| QC-07 Pancingan | Kedua ujung pancingan bertumpu pada tiang (≤ 3 m) | - |
Daftar kerja reviewer (QC_APD_TEMUAN.xlsx)
Setiap QC menghasilkan file spreadsheet berisi empat sheet:
| Sheet | Isi |
|---|---|
| Ringkasan | Satu baris per aturan: status, jumlah temuan per tingkat, apa yang dicek, alasan bila belum bisa dicek, dasar aturan. |
| Temuan | Satu baris per temuan: judul sederhana, objek, lingkup (Feeder/Distribution), nilai, batas, satuan, arti, yang perlu dilakukan, bukti (folder KMZ dan atribut asli), file sumber, tautan peta, dan kolom Status review (pilihan baku) serta Catatan reviewer. |
| Kelengkapan input | Masukan yang dipakai, jumlah objeknya, dan aturan yang belum bisa diuji bila masukan itu tidak ada. |
| Grouping FDT | Kelompok kode area FDT di sekitar, FDT existing terdekat, dan kode kandidat (bila data jaringan existing tersedia). |
Kelengkapan data dan kandidat grouping
Laporan HTML kini dibuka dengan tabel Kelengkapan data masukan: tiap masukan berstatus dipakai atau tidak ada, beserta akibatnya. QC-01 menambahkan tabel Kandidat grouping FDT: kode FDT yang membuka kelompok area baru dicatat sebagai Catatan (pastikan terdaftar di rekap), sedangkan kode yang memakai kelompok yang sudah dipakai di lokasi lain padahal FDT sekitarnya berkelompok lain menjadi Perlu ditinjau, lengkap dengan kode kandidat.
Di panel Navigator QC, temuan dapat disaring per aturan dan per lingkup (Distribution, Feeder, tanpa lingkup); arahkan kursor ke temuan untuk melihat buktinya.
Matriks keputusan FDT COLO/NEW
| Status | Feeder | Distribusi | Hasil |
|---|---|---|---|
| COLO | FDT ada | FDT ada | PASS bila ID dan posisi konsisten; tidak menuntut feeder baru |
| COLO/NEW | ada | tidak ada | ERROR FDT_MISSING_IN_DISTRIBUTION |
| COLO/NEW | tidak ada | ada | ERROR FDT_MISSING_IN_FEEDER |
| NEW | ada | ada | FAT terputus dari FDT di graf kabel → ERROR FDT_NEW_ROUTE_DISCONNECTED |
| apa pun | paket tidak diberikan | UNVERIFIED_DATASET (bukan vonis FDT hilang) | |
| UNKNOWN | ada | UNVERIFIED_STATUS sampai status diputuskan | |
Membaca laporan HTML
Semua alat membuat laporan HTML dengan susunan yang sama, supaya siapa pun, termasuk yang bukan desainer, langsung paham apa yang harus dilakukan.
| Warna | Arti | Yang dilakukan |
|---|---|---|
| Wajib diperbaiki | Melanggar batas tegas (ERROR) | Perbaiki, atau catat pengecualian yang disetujui di Navigator QC |
| Perlu ditinjau | Di atas batas anjuran (WARNING) | Periksa; beri alasan bila dipertahankan |
| Belum bisa dicek | Data pendukung belum ada (UNVERIFIED) | Lengkapi data lalu jalankan ulang; bukan tanda lolos |
| Catatan | Saran efisiensi atau kerapian (INFO) | Tidak wajib |
| Lolos | Dicek dengan data lengkap, tanpa temuan (PASS) | - |
Laporan dapat dibuka tanpa internet dan tampil sama di semua komputer (huruf tertanam). Tautan peta memakai OpenStreetMap.
Profil standar organisasi
Semua batas angka ada di profil JSON. Setiap angka punya nilai, dasar, sumber, dan status (disahkan atau parameter rekayasa).
Profil bawaan: APD_1X4 (default), APD_1X8, REGULASI_KETAT. Profil milik organisasi Anda (mis. dengan handbook internal) disimpan di luar folder plugin agar tidak tertimpa saat update. Seranta membaca profil tambahan dari:
- folder pada variabel lingkungan
SERANTA_PROFILE_DIR, - pengaturan QGIS
seranta/profile_dir, <folder profil QGIS>\seranta\profiles\(di Windows biasanya%APPDATA%\QGIS\QGIS3\profiles\default\seranta\profiles).- paling mudah: folder
Documents\Seranta\profilesdi komputer Anda.
Profil dengan "default": true dipilih pertama. Profil dengan profile_id sama dengan profil bawaan menggantikannya. Salin salah satu file di folder profiles plugin sebagai contoh.
Keandalan plugin & dasar setiap angka
Setiap angka di Seranta punya sumber yang bisa ditelusuri dan status pengesahan, disimpan di profiles/*.json. Setiap temuan mencatat profil dan versi aturannya (2026.10-r2).
| Angka | Nilai | Dasar | Kekuatan |
|---|---|---|---|
| Tinggi kabel di atas jalan | ≥ 5 m (6 m profil Perwal) | Permen PU 20/PRT/M/2010 Ps. 12 (berlaku); PP 34/2006; Perwal Pekalongan 21/2024 | Regulasi |
| Jarak antar tiang | 60 m ERROR; 50–60 m WARNING | Handbook KMZ kasus 9; Perwal Yogyakarta 13/2018, Tangsel 47/2019, Pekalongan 21/2024; pedoman konstruksi jaringan distribusi TR | Internal + regulasi daerah |
| Lendutan kabel | 2 % bentang | spesifikasi teknis FTTH operator nasional (PED F-002-2015) | Praktik industri |
| Kemungkinan duplikat / tepi Funnel | 5 m / 15 m | GPS.gov 4,9 m; Merry & Bettinger, PLOS ONE 2019: 7–13 m urban | Riset |
| Sudut belok | 15° info, 30° warning | Buku pedoman konstruksi jaringan distribusi TR (2010) Tabel 3.6 | Standar konstruksi (perlu kalibrasi) |
| FAT | 8–16 HP (target 15), ≤ 120 m (150 m special case) | Config desain otomatis 1x4; Handbook kasus 15; ODP-16 | Internal + praktik |
| FDT | 384 HP, 12 × 1:4 (profil 1x8: 480 HP, 8 × 1:8) | Config desain otomatis 1x4 / 1x8; Handbook QC efisiensi | Internal |
| Link budget | B+ 28 / C+ 32 dB; splitter 7,7 / 11,2 dB; serat 0,35 dB/km; margin 3 dB | ITU-T G.984.2 (in force); GR-1209; Farooq dkk. 2015 | Standar |
| COLO ≤ 1 km, slack 250 m, loop 100 m / 2 span | — | Handbook KMZ (tidak ada standar eksternal); validasi utama colo tetap link budget | Internal |
| Toleransi snap, FAT–tiang, BOM ±5 % | 0,5 m / 2 m / 5 % | Parameter rekayasa | NOT_APPROVED (kalibrasi) |
Bagaimana keandalannya diuji
- 30 uji regresi otomatis (
tests/test_qc_core.pydantests/test_tool1_helpers.py) yang memetakan skenario UAT spesifikasi: HP not served, HP di luar Voronoi, dua ruas lurus tidak menjadi ujung palsu, ujung kabel tanpa FAT dan loop, dua FDT, FAT diklaim dua FDT, COLO/NEW Feeder–Distribusi, folder Feeder tidak ada (UNVERIFIED), status UNKNOWN, BOM tiang selisih dan satuan km, BOM tidak ada (UNVERIFIED), ikon X, warna kabel, profil, dan pembacaan .sdproj, ditambah penamaan cluster dan penggabungan FDT berkode sama. Semua lolos. - Dataset golden (
tests/make_fixture_apd.py): desain APD sintetis di atas geometri strand nyata (190 HP, 27 tiang) dengan 15 cacat yang sengaja disisipkan. Alat 4 menemukan 15 dari 15 cacat. - Uji langsung di QGIS 3.40 pada tiga cluster uji dan satu proyek APD lengkap. Hasilnya dirangkum di bagian Yang baru.
- Jarak diverifikasi terhadap jarak elipsoid Vincenty (selisih < 0,05 m).
Hasil uji langsung di QGIS 3.40 (TES PLUGIN, Oktober 2026)
| Cluster | Data | Temuan alat 1 yang terbukti benar | Alat 2 |
|---|---|---|---|
| TES 1 Banda Aceh, Lambaro Skep Jl. Syiah Kuala | 607 HP (474 di folder HP + 133 titik foto bukti), 142 tiang | 607 HP melebihi kapasitas satu FDT (384 HP), jadi perlu minimal 2 FDT; 2 HP di Funnel aktif cluster lain; 14 rentang 50–60 m (WARNING regulasi daerah) | 47 FAT (minimum teoretis 38, pembanding desain nyata ±42), 4 FDT existing (38 FAT) + 1 FDT baru (9 FAT), semua HP ≤ 120 m sepanjang jalur, sisa link budget ≥ 1 dB (B+) |
| TES 2 Palembang, 3 Ilir RW 004 | 190 HP, 27 tiang (KMZ tanpa folder) | Sheet Pole di HPDB tertulis Majalengka/Jawa Barat (salah salin vendor; sheet HP benar); 18 HP di luar Funnel; colo ke PLG1-TIR05-H01 219 m, sisa 7 splitter | 12 FAT (= minimum 12), semuanya ke satu FDT existing |
| TES 3 Jambi, Perumahan Griya Assalam Extension | 101 HP, 14 tiang | Kecamatan HPDB "Kota Baru", FINDIM "Alam Barajo" (kecamatan hasil pemekaran); stempel BAKP yang sama ditempel digital 4 kali; rentang EP-01–NP-01 60,2 m (lebih 0,2 m, di bawah akurasi GPS, perlu ukur ulang); FDT JMB1-MAI01-H04 yang dipakai desain ini akan memakai 13 dari 12 splitter 1:4 | 7 FAT (= minimum 7) |
| Alat 4, dataset golden | APD sintetis di atas geometri strand TES 2 | 15 dari 15 cacat yang disisipkan ditemukan; status keseluruhan ERROR; slack dan crossing UNVERIFIED (data tidak ada), bukan PASS | |
Waktu proses di laptop uji: alat 1 1,8–3,3 detik per cluster, alat 2 0,2–0,9 detik, alat 4 1 detik. Zoom to layer berfungsi pada semua layer alokasi, termasuk saat alat 2 dijalankan ulang dengan layer lama masih terbuka.
Yang baru di 3.5.9: aturan duplikat dari temuan tim QC
Dari review tim QC (Jambi, Pasir Putih RT 05/22/23/24): semua pasangan yang dinilai duplikat memakai label survei yang sama (?327, ?296, KOPYCO, TOKO TAUFIK) walau pinnya bergeser. Label ?NNN adalah nomor urut aplikasi survei, jadi unik per rumah. Aturan ini sekarang berlaku untuk semua wilayah, di dalam satu cluster maupun antar cluster:
| Kecocokan | Jarak maks | Tingkat |
|---|---|---|
| Koordinat sama | 0,5 m | ERROR |
| Label survei ?NNN / nama usaha sama | 25 m (25–50 m = WARNING: duplikat atau salah ketik label) | ERROR / WARNING |
| Nomor rumah biasa sama (3, 11, 35B) | 15 m; 30 m bila nama jalan sama | ERROR |
| Nama mirip (salah ketik ≥ 85 %) | 30 m | WARNING |
| Dua titik berimpit, label berbeda (satu bangunan) | 2 m | WARNING |
| Nomor rumah kosong | 0,5–5 m | INFO |
Uji ketahanan: setiap titik RT 22 digeser acak 10–25 m, ke-16 duplikat lintas cluster tetap tertangkap. Semua jarak ada di profil (cross_label_match_m, same_street_match_m, cross_fuzzy_match_m, same_building_m) dan bisa diubah pemilik standar.
3.5.8: QC lintas cluster (cluster saudara)
Satu wilayah survei sering dipecah menjadi beberapa sub-cluster (mis. RT 05, RT 22, RT 23) yang semuanya berada di dalam satu poligon Funnel induk. Karena itu cek Funnel tidak bisa melihat bahwa rumah yang sama diserahkan di dua cluster. Alat 1 sekarang membaca folder cluster lain di folder induk yang sama (juga dalam mode batch, dan folder pembanding opsional di bagian Advanced) lalu memeriksa:
| Pemeriksaan | Aturan | Tingkat |
|---|---|---|
| HP duplikat lintas cluster (standar 4) | Koordinat sama (≤ 0,5 m), atau nomor rumah/nama titik sama dalam ≤ 15 m (galat GPS ponsel permukiman 7–13 m). Temuan memuat saran cluster pemilik: di dalam BOUNDARY siapa, lalu tiang siapa yang lebih dekat. | ERROR |
| Kemungkinan duplikat lintas cluster | 0,5–5 m, nomor rumah kosong | INFO |
| HP masuk BOUNDARY cluster saudara (standar 2) | > 10 m di dalam garis BOUNDARY cluster lain; ≤ 10 m = catatan tepi | ERROR / INFO |
| BOUNDARY tumpang tindih | Irisan BOUNDARY yang berisi rumah dan lebih lebar dari 10 m; irisan tipis tanpa rumah = catatan | WARNING / INFO |
| ID cluster ganda (standar 4) | ID cluster di nama file HPDB/KMZ dipakai cluster lain (sering karena nama file disalin) | WARNING / INFO |
Satu akar masalah = satu temuan: HP yang sudah dilaporkan sebagai duplikat lintas cluster tidak dilaporkan lagi sebagai “masuk BOUNDARY cluster lain”. BOUNDARY dan HP cluster saudara (warna merah muda) ikut tergambar di gambar temuan dan peta interaktif. Cluster yang jauh (> 2 km) dilewati tanpa membaca HPDB-nya, dan folder versi lain dari cluster yang sama (kode wilayah sama, atau sebagian besar titiknya identik) diabaikan. Agar cek ini bekerja, simpan folder cluster-cluster satu wilayah berdampingan di satu folder induk.
3.5.7: bukti temuan langsung di laporan
Tim QC tidak perlu lagi membuka berkas di folder untuk membuktikan temuan. Setiap temuan di laporan HTML punya panel bukti bertab, dan perbedaan antara gambar statis dan peta interaktif dibuat jelas.
| Tab / tombol | Isi dan kegunaan |
|---|---|
| Gambar | Tangkapan statis lokasi temuan untuk laporan/Word. Tombol Salin gambar (tempel di Word dengan Ctrl+V) dan Unduh PNG. Klik gambar untuk memperbesar. |
| Aturan vs nilai | Tabel Parameter · Syarat · Nilai di data · Selisih (mis. bentang 60 m vs 76 m, +16 m / +27 %). Nilai pelanggar ditebalkan merah. |
| Data sumber | Kutipan langsung data asli yang dibaca plugin: baris HPDB yang disebut (semua kolom terisi, kolom penentu disorot), atribut tiang (tinggi, status, koordinat), FAT/FDT, homepass, atau kabel dari KMZ/hasil desain, lengkap dengan nama berkasnya. |
| Jejak | ID temuan, kode aturan, dasar aturan dan sumbernya, berkas sumber, profil & versi aturan, versi plugin, waktu QC: untuk audit dan diskusi dengan vendor. |
| Tampilkan di peta | Membuka peta interaktif: bisa diklik, diperbesar, diukur, dan menampilkan objek di sekitar. Di peta ada tombol Salin gambar / Unduh gambar untuk mengambil tangkapan tampilan peta saat itu (dengan judul temuan, koordinat pusat, skala, dan arah utara). |
| HP duplikat | Satu akar masalah = satu temuan. Bila dua baris HPDB berkoordinat sama dan KMZ hanya punya satu titik, baris ganda tidak lagi dilaporkan terpisah sebagai “HP di HPDB tidak ada di KMZ”; keterangannya digabung ke temuan HP duplikat. |
| Tampilan | Token desain mengikuti pola sistem desain operator telekomunikasi kelas dunia (netral merek): aksen petrol-teal, warna status fungsional terpisah dari aksen, ikon tingkat berbentuk berbeda (segi delapan, segitiga, cincin putus, centang) agar aman bagi buta warna, kutipan data memakai huruf IBM Plex Mono. |
3.5.6: peta temuan interaktif di setiap laporan
Laporan HTML alat 1 (RINGKASAN_QC.html) dan alat 4 (QC_APD.html) kini dibuka dengan peta temuan
yang memuat seluruh objek jaringan dan setiap temuan. Tidak perlu lagi bolak-balik ke Google Earth untuk mengecek.
| Fitur peta | Cara memakai |
|---|---|
| Klik titik temuan | Panel kanan menampilkan isi temuan, tindakan, nilai vs batas, panjang garis temuan, gambar, centang Sudah dicek (sinkron dengan daftar), koordinat desimal & DMS, objek di sekitar (≤ 25 m) dan temuan lain di sekitar (≤ 30 m). |
| Klik objek | Tiang, homepass, FAT/FDT, closure, kabel, atau batas: semua atributnya (mis. tinggi tiang, alamat & RT/RW HP dari HPDB, premises & splitter FAT, core kabel, folder KMZ), panjang kabel, dan temuan QC yang melekat pada objek itu. |
| Peta dasar | Tanpa peta dasar (offline, bawaan), Citra satelit atau Peta jalan bila ada internet (atribusi penyedia tampil). Tautan Google Maps satelit, Google Earth 3D dan Street View ada di setiap temuan/objek. |
| Alat bantu | Saring per tingkat, hidup/matikan lapisan, cari ID temuan / nama tiang / HP, ukur jarak (M), layar penuh (F), temuan sebelumnya/berikutnya ([ ]), dan tombol Tampilkan di peta pada setiap temuan di daftar. |
| Tampilan | Kepala laporan bergaya pita gelap navy–teal dengan aksen serat & fajar, huruf Poppins + Inter tertanam, ubin KPI membulat, mode gelap otomatis; dirancang mengikuti prinsip sistem desain operator telekomunikasi besar (aksen hemat, tipografi tegas, kontras WCAG AA) tanpa meniru merek mana pun. |
3.5.5, 3.5.4 dan 3.5.3: hasil QC lebih tepat dan jelas
3.5.5: nomor menu disamakan dengan urutan kerja. 1 Siapkan input + QC survei → 2 Alokasi FDT & FAT (sebelum desain) → desain otomatis → 3 Pasca-desain (kode FDT-FAT) → 4 QC APD. Nama algoritma di Processing (ID) tidak berubah, jadi skrip/model lama tetap jalan. Handbook ini juga dibuat ulang menjadi interaktif: peta perjalanan yang bisa diklik dengan daftar periksa tersimpan, pemandu langkah, kamus temuan (cari arti setiap kode), uji pemahaman, pencarian di daftar isi, tombol tema terang/gelap, dan cetak ke PDF.
3.5.4: (1) lencana aplikasi pemindai ("Dipindai dengan CamScanner") yang tertanam di setiap halaman BAKP tidak lagi dibaca sebagai "stempel/tanda tangan ditempel digital"; (2) rentang tiang yang tergambar dua kali karena dua garis jalur bertumpuk (mis. jalur utama + garis "Penanda") dinilai sekali saja, sehingga temuan bentang 50–60 m dan kabel rendah tidak lagi ganda.
Perbaikan dari pengujian data nyata (Minahasa Roong, Banda Aceh Permata Hijau). Semua hitungan dicocokkan ulang secara independen terhadap HPDB, KMZ, FAT FDT CODE dan Splice Plan.
| Pemeriksaan | Sebelumnya | 3.5.3 | Dasar |
|---|---|---|---|
| HPDB vs KMZ (alat 1, standar 4) | Rumah yang sama dengan koordinat bergeser > 5 m muncul dua kali: "HPDB tidak ada di KMZ" dan "KMZ tidak ada di HPDB" | Bila no. rumah HPDB = nama titik KMZ dan jarak ≤ 30 m: satu temuan HP_BERGESER (perlu ditinjau) dengan jaraknya | Galat GPS ponsel 7–13 m di permukiman (Merry & Bettinger, PLOS ONE 2019); 30 m = ±2× batas atas |
| Titik folder DUPLIKAT (ERROR) di KMZ | Dihitung sebagai duplikat dan juga sebagai "KMZ tidak ada di HPDB" | Hanya dihitung sebagai duplikat | Hindari hitung ganda |
| Cakupan HPDB | Puluhan temuan tanpa konteks | Catatan cakupan bila KMZ ≥ 1,5× HPDB; catatan bila CLUSTER_NAME HPDB bercampur | Arahkan tim ke akar masalah dulu |
| Garis "Keterangan Infra" (alat 4) | Dinilai sebagai kabel (slack, BOM, rasio pancingan) | Penanda saja, tidak dinilai sebagai kabel | Templat KMZ APD: garis penanda menumpang di atas kabel |
| Label status kabel | Pancingan ikut ditandai "tanpa status COLO/NEW INFRA" | Pancingan tidak dinilai | Folder Pancingan sudah menyatakan jenisnya |
| QC-06 perangkat di tiang | "Lolos" walau sebagian perangkat belum bisa dicek | "Belum bisa dicek" dengan rincian (mis. 17 dari 18 OK) | Lolos hanya bila semua dicek |
| Aturan lolos dengan keterbatasan | Tertulis "Lolos. Tidak ada temuan." | "Lolos dengan catatan: ..." di HTML dan Word | Kejelasan bagi semua pengguna |
| Versi aturan di laporan | Diambil dari file profil (bisa angka lama) | Versi logika kode yang menilai (2026.10-r5) | Jejak audit |
3.5.2: laporan interaktif dan Word
| Fitur | Cara memakai |
|---|---|
| ID temuan tetap | Setiap temuan punya ID (F-0001 di alat 1; ID temuan di alat 4) yang sama di laporan HTML, laporan Word, layer temuan dan panel Navigator QC. Sebut ID ini saat berdiskusi dengan tim. |
| Gambar peta per temuan | Folder QC_GAMBAR berisi satu gambar per temuan (lokasi disorot, label tiang/perangkat, skala, utara). Gambar juga tertanam di HTML (klik untuk memperbesar, tombol g) dan di Word. |
| Laporan Word | Alat 1 menulis <KODE>_LAPORAN_QC.docx, alat 4 menulis QC_APD_LAPORAN.docx: ringkasan per aturan lalu satu bagian per temuan dengan kolom catatan reviewer. Tombol Unduh laporan Word ada di laporan HTML. |
| Review di HTML | Centang Sudah dicek per temuan (tersimpan di browser), saring Belum dicek, unduh Rekap review (CSV). Pintasan: j/k pindah temuan, x tandai, / cari, ? bantuan. |
| Navigator QC | Salin gambar: gambar peta temuan terpilih ke clipboard, tempel di Word (Ctrl+V). Laporan Word: semua temuan yang tampil sesuai filter, gambar diambil dari peta QGIS Anda saat itu. |
| Tinggi kabel tengah bentang | Rumus: tinggi tiang − tanam 1/6 tinggi − 0,3 m − lendutan 1,5 % × bentang. ≥ 5 m lolos; 4,7–5 m hanya diringkas (tinjau bila melintang jalan); < 4,7 m dicatat per rentang. Bila melintang jalan pakai tiang 9 m. |
| Label peta | Panjang bentang ditulis di atas garis (“bentang 52,3 m”), tinggi kabel di bawah garis putus-putus (“kabel ±4,8 m dari tanah”). |
3.5.1: toleransi berbasis acuan
Setiap pemeriksaan jarak kini memakai tiga tingkat: lolos, tinjau (pita ragu karena galat GPS atau gambar tangan) dan gagal. Angka dan sumbernya ada di profil, sehingga bisa disesuaikan per kota.
| Pemeriksaan | 3.5.0 | 3.5.1 | Acuan |
|---|---|---|---|
| HP di luar BOUNDARY KMZ (alat 1) | Meleset 0,5 m pun "wajib diperbaiki" | ≤ 10 m dari garis = INFO "di tepi"; > 10 m = wajib diperbaiki; jarak tercatat | GPS.gov: GPS ponsel rata-rata 4,9 m langit terbuka; Merry & Bettinger, PLOS ONE 2019: 7–13 m urban |
| Double tagging Design Lite (alat 1) | HP ≤ 2 m, tiang ≤ 1,5 m | + pita tinjau: HP 2–5 m, tiang baru 1,5–10 m (INFO) | GPS.gov 4,9 m; buffer pencocokan tiang 10 m (Zhang dkk., Sensors 2018) |
| Tiang survei tidak dilewati jalur (alat 1) | Wajib diperbaiki | WARNING (tinjau) | Selaras alat 4 (POLE_IDLE = WARNING) |
| Link budget (alat 2) | Splitter maksimum + konektor 0,5 dB + margin 3 dB | Vonis: nilai desain 1:4 7,25 / 1:8 10,38 dB, konektor 0,25 dB + margin 3 dB; worst-case = "budget tipis" | ITU-T G.984.2 (B+ 28 dB / C+ 32 dB); nilai redaman desain operator nasional; GR-1209 (maks) |
| Slack kabel (alat 4) | Semua kabel, termasuk colo/existing | Hanya kabel baru | Handbook kasus 21 (aturan internal) |
| Ekor kabel setelah FAT terakhir (alat 4) | Selalu ERROR; bentang dihitung sebagai jumlah tiang | Dalam batas loop 100 m / 2 bentang = WARNING; bentang dihitung benar | Handbook kasus 1 dan 34 |
| Grouping FDT (QC-01) | FDT sendiri yang sudah tercatat di Design Lite terbaru dianggap "kelompok dipakai di tempat lain" | FDT yang sama di lokasi yang sama (dan kode sendiri di rekap) tidak dihitung | Koreksi logika |
| Pengujian | 47 uji | 54 uji |
Ambang yang tidak diubah karena sudah sesuai atau lebih longgar dari acuan: tiang existing vs referensi 10 m (aturan QC desain; buffer 10 m di literatur), bentang 60 m tegas / 50 m regulasi daerah (Kominfo & Perwal: 50 m; profil REGULASI_KETAT memakai 50 m sebagai batas tegas), ruang bebas jalan 5 m (Permen PU 20/2010), perangkat di tiang 2 m, koordinat tabel kode vs KMZ 1 m, jarak HP ke FAT 120/150 m (Handbook internal; acuan eksternal drop ≤ 150–250 m).
3.5.0 dibanding 3.4.x
| Bidang | 3.4.x | 3.5.0 |
|---|---|---|
| Daftar kerja reviewer | CSV dan JSON | + QC_APD_TEMUAN.xlsx dengan pilihan status review yang dibaca kembali saat QC diulang |
| Kelengkapan input | Hanya di log | Tabel di laporan HTML, JSON dan XLSX: dipakai / tidak ada, jumlah objek, aturan yang terdampak |
| Bukti temuan | Hanya aturan QC-01..07 | Semua temuan: bukti, file sumber, lingkup, lokasi (temuan tabel seperti Splice Plan kini menunjuk perangkatnya di peta) |
| Grouping FDT | Belum ada | Kandidat grouping dari jaringan existing di QC-01 |
| Navigator QC | Filter tingkat dan review | + filter aturan dan lingkup Feeder/Distribution |
| Pengujian | 42 uji | 47 uji |
3.4.0 dibanding 3.3.0
| Bidang | 3.3.0 | 3.4.0 |
|---|---|---|
| Laporan HTML | Tabel status dan daftar pesan teknis | Kalimat keputusan, jalur aturan, penjelasan "yang dicek / kenapa penting / yang dilakukan" di setiap aturan, setiap temuan dalam bahasa sederhana, saring dan cari, huruf tertanam, mode gelap, siap cetak PDF (alat 1–4) |
| QC paket APD | 15 aturan (34 kasus Handbook) | + 7 aturan paket APD (QC-01 sampai QC-07): kode FDT, premises dan splitter + fiber/tube Splice Plan, properties vs tabel kode, tiang existing vs referensi, rasio pancingan dan closure, perangkat dan pancingan di tiang |
| Lingkup Feeder/Distribution | Closure Feeder ikut dihitung (rasio 12,5 %) | Rasio hanya lingkup Distribution (6,25 %); satu FDT di dua paket = satu perangkat |
| Objek temuan | ID ekspor (N001.01.05) | Kode perangkat (BNA1-…-D02-03); nama proyek dari folder, bukan "OUTPUT" |
| Nama dan profil | Nama merek/perusahaan di teks dan profil | Teks netral; profil APD_1X4 / APD_1X8 / REGULASI_KETAT; profil organisasi di luar plugin |
| Ikon KMZ | Diambil dari server ikon pihak ketiga | Tertanam di dalam KMZ (tampil tanpa internet) |
| Pasang dan update | ZIP | Repositori plugin resmi QGIS; rilis baru otomatis dari tag versi |
| Pengujian | 30 uji | 42 uji, termasuk skenario penerimaan S01–S10 |
Sebelumnya: 3.3.0 dibanding 3.2.2
| Bidang | 3.2.2 | 3.3.0 |
|---|---|---|
| QC setelah desain otomatis | Alat 3: kode FAT, closure, beberapa cek APD | Alat 4 baru: 15 aturan untuk 34 kasus Handbook, termasuk Served, Voronoi, ujung kabel, multi-FDT, Feeder–Distribusi, BOM, dan KMZ |
| Hasil QC | CEK / INFO | ERROR / WARNING / INFO / UNVERIFIED / PASS; data kurang tidak pernah dihitung lolos |
| Dasar angka | Tertulis di DASAR_ATURAN.md | Profil JSON: setiap angka punya nilai, dasar, sumber, dan status; dicatat di setiap temuan; bisa ditimpa dari .sdproj |
| Rentang 50–60 m | INFO | WARNING (regulasi daerah); profil Perwal ketat > 50 m = ERROR |
| Lendutan kabel | 1 % (vendor) | 2 % (spesifikasi teknis operator) |
| Duplikat / tepi Funnel | 3 m / 10 m | 5 m / 15 m (studi GPS ponsel) |
| Titik jalur tanpa tiang | Setiap ujung ruas ditandai (banyak temuan palsu di titik sudut garis lurus) | Dinilai per simpul: ujung, belokan ≥ 30°, percabangan; sambungan lurus tidak ditandai |
| Link budget alat 2 | Splitter tipikal 7,25 / 10,38 dB | Worst-case 7,7 / 11,2 dB (GR-1209) |
| FAT per tiang (alat 2) | Dua FAT bisa jatuh di satu tiang | Satu tiang satu FAT |
| Zoom to layer alokasi | Layer lama tidak dilepas, sehingga file setengah tertimpa dan extent salah | Layer lama dilepas sebelum ditulis ulang |
| Input desain otomatis | HP.shp, POLE.kmz, ROADS.shp | + HP.csv dan manifest_input.json (SHA-256, cek siap impor, petunjuk desain otomatis) |
| BAKP | Hanya file bernama BAKP | Dikenali dari isi/ID cluster (BAKP_UNRECOGNIZED) atau dipilih manual (BAKP_MAPPED); tanpa BAKP = UNVERIFIED |
| Titik foto bukti (sub-folder EVIDANCE/EVIDANCE di folder HP) | Dihitung sebagai HP biasa | Dipakai untuk memasangkan baris HPDB, tetapi titik foto yang tidak berpasangan tidak dilaporkan sebagai HP lebih (TES 1: 607 HPDB = 474 HP + 133 titik bukti) |
| Nama cluster | Selalu dari nama folder (folder "TES 2" menjadi kode TES_2) | Folder umum/uji (TES, TEST, UJI, New folder, angka) → nama dari file HPDB, mis. INPUT_3_ILIR_RW_004 |
| FDT dengan kode sama di beberapa desain | Bisa terhitung dua FDT berbeda (lokasi ikon berbeda > 30 m) | Digabung sebagai satu perangkat (≤ 150 m), sebaran ikon dilaporkan (Handbook kasus 14); desain cluster sendiri tidak dihitung dua kali, sehingga kapasitas splitter riilnya terlihat |
| Rentang sedikit di atas batas | 60,2 m langsung "sisipkan tiang" | Tetap CEK, ditambah catatan bila kelebihannya lebih kecil dari akurasi GPS (±5 m): ukur ulang di lapangan dulu |
| Alokasi cluster besar | Cluster 607 HP terpecah ke 6 FDT existing + 1 FDT baru | FDT existing dengan sisa < 4 FAT dilewati: 4 FDT existing + 1 FDT baru |
| Navigator QC | Klik, zoom, filter CEK | Filter tingkat & review, status review dengan catatan (bertahan saat QC diulang), ekspor CSV, temuan non-spasial, alat 1/3/4 dalam satu panel |
| Pengujian | Uji fungsi awal | 30 uji regresi + dataset golden 15 cacat + uji langsung QGIS 3.40 pada 3 cluster nyata (2 putaran) |
Masalah umum
Zoom to Layer pada hasil Alokasi FDT tidak menampilkan apa-apa
Penyebabnya: layer ALOKASI_FDT dari run sebelumnya masih terbuka saat alat 2 dijalankan ulang, sehingga Windows mengunci file dan shapefile hanya tertimpa sebagian (extent di header tidak cocok dengan isinya). Sejak 3.3.0 alat 2 melepas layer lama sebelum menulis ulang. Untuk proyek lama, hapus grup "… ALOKASI FDT" dari panel Layers lalu jalankan ulang alat 2.
BAKP dilaporkan tidak ada padahal file-nya ada
Nama file BAKP sering hanya berupa nama jalan (mis. 2356732370_Jl. Syiah Kuala.pdf). Seranta 3.3.0 mengenalinya dari ID cluster di nama file dan PDF hasil scan, lalu menandainya UNVERIFIED (kandidat). Pastikan dokumennya memang BAKP, atau pilih file di isian Advanced File BAKP.
Banyak aturan alat 4 berstatus UNVERIFIED
Artinya data pendukung tidak diberikan: BOM, paket Feeder/Distribusi, layer Voronoi, atau atribut SUPID/MAXPPDIST (KMZ hasil copy-paste kadang kehilangan atribut). Pakai export shp desain otomatis langsung dan isi BOM serta paket Feeder agar aturan tersebut bisa diputuskan.
"Tidak ada file HPDB di folder ini maupun di subfoldernya"
Nama file harus mengandung kata HPDB dan berformat .xlsx, .xls, atau .csv. Tutup file di aplikasi spreadsheet bila sedang terbuka.
Funnel tidak muncul (layer FUNNEL_SEKITAR tidak ada, standar 2 & 5 bertanda --)
Lihat kartu Data referensi di ringkasan QC, lalu cocokkan pesannya:
- "Data referensi tidak ada": isian 2 kosong dan folder referensi tidak ditemukan. Salin folder referensi tim ke komputer ini, lalu pilih di isian 2. Plugin dari ZIP maupun Plugin Manager tidak membawa data ini.
- "Folder referensi yang diingat tidak ada di komputer ini": pengaturan dari komputer atau path lama. Pilih ulang isian 2.
- Funnel bertanda ✗: tidak ada file yang namanya mengandung kata FUNNEL (.kmz/.kml) di folder itu atau subfoldernya. Ganti nama file atau tambahkan file Funnel.
- "File Funnel tidak mencakup lokasi cluster (0 poligon dalam 1 km)": file Funnel yang ada untuk kota lain (mis. hanya EXISTING CITY, cluster di NEW CITY). Tambahkan file Funnel kota tersebut.
- "File Funnel tidak bisa dibaca, mungkin rusak": unduhan terpotong. Unduh ulang file Funnel.
- "Layer FUNNEL_SEKITAR gagal ditulis": folder hasil tidak bisa ditulis atau GDAL menolak. Cek boundary tetap berjalan; Seranta otomatis mencoba Shapefile
FUNNEL_SEKITAR.shp.
QC_TEMUAN kosong / tidak muncul
Diperbaiki di v3.1.3: file temuan kini ditulis langsung oleh Seranta. Bila masih kosong, lihat tabel Temuan per jenis di ringkasan QC: "Tidak ada titik temuan" berarti cluster memang bersih. Pastikan memakai v3.1.3 (Vector › Seranta › Tentang) lalu jalankan ulang.
Standar bertanda --
Data pembanding belum ada. Isi Folder data referensi dengan Funnel, Design Lite, dan HPDB attributes.
Kode hasil berubah menjadi lebih pendek
Path folder sangat panjang. Seranta memendekkan kode agar tidak melebihi batas 260 karakter Windows. Hasil tetap lengkap.
Run pertama lambat
Seranta membangun cache dari file referensi besar (Funnel, Design Lite). Run berikutnya jauh lebih cepat.
"Integritas: DIMODIFIKASI" di laporan
File plugin berbeda dari rilis resmi. Pasang ulang dari Plugin Manager agar hasil QC dapat dipercaya.
Ringkasan QC tidak terbuka
Buka manual file <KODE>_RINGKASAN_QC.html di folder INPUT_<KODE>, atau pastikan isian 5 dicentang.
Kamus temuan: arti setiap kode
Ketik kode dari laporan (mis. HP_BERGESER) atau kata biasa (mis. tiang, splitter). Klik untuk melihat arti dan tindakannya.
Lima pertanyaan, dua menit
Cocok untuk anggota tim baru. Jawaban langsung dijelaskan.
Istilah
| Istilah | Arti |
|---|---|
| HP / Homepass | Rumah atau bangunan yang dilewati jaringan dan siap dilayani. |
| HPDB | Database homepass dari survei vendor (spreadsheet). |
| FDT / FAT | Fiber Distribution Terminal (splitter tingkat 1) / Fiber Access Terminal (splitter dekat pelanggan). |
| EP / NP | Existing Pole (tiang yang sudah ada) / New Pole (tiang baru). |
| Funnel / RFS | Boundary area layanan / Ready For Service. |
| FINDIM | Referensi resmi nama kelurahan, kecamatan, kota, dan kode wilayah. |
| Colo | Memakai splitter FDT existing untuk cluster baru. |
| BAKP | Berita Acara Kesepakatan Perijinan: izin dari Ketua RT/RW. |
| APD | Paket desain akhir yang dikirim (KMZ, FDT FAT CODE, splice plan). |
| desain otomatis | Software desain jaringan FTTH (produk komersial terpisah). |
Seranta - 1. Siapkan Input Desain Otomatis + QC Survei